Sabtu, 19 Januari 2013
Mengapa Petani Ogah Petik Buah Kopi Merah?
Mu'arif, petani kopi dari Jember, menjelaskan kepada Anda sekalian mengapa para petani kopi mencampuradukkan antara buah-buah kopi merah matang dan yang masih hijau. Petani merasa rugi jika hanya memetik kopi matang tanpa ada tambahan penghargaan pada jerih payah tenaga kerja mereka. Jika Anda ingin minum kopi berasa mantap, kecuali teknik seduh yang oke, memang tak ada cara lain kecuali meminum kopi yang berasal hanya dari buah-buah kopi matang berwarna merah saja. Jika tidak, maka seperti mangga mengkal, kopi yang Anda minum tak lain adalah "Kopi Mengkal" ..
Lokasi:
Panti 68153, Indonesia
Jumat, 04 Januari 2013
Abandoned Coffee Plants in W. Java
![]() |
Bourbon or Catuai
in Garut of WJava?
|
However we will have to re-grow it because all existing coffee plants among the vegetable fields, we suspect, are of the new ones, i.e. the coffee varietals developed in Jember of East Java. Local government’s office overseeing commodity plants distribute the seedling freely from time to time for the farmers to grow.
Label:
arabika,
keadaan petani,
Papandayan
Lokasi:
Cisurupan 44163, Indonesia
Selasa, 06 November 2012
Brosur Mengenal Pelayanan Standar Koffie Goenoeng Fdt
Inilah brosur dijital yang kami unggah di blog ini untuk membantu Anda mendapatkan satu penampilan sekali baca sekali pegang tentang pelayanan standar kami di Koffie Goenoeng Fairdirectrade. Untuk yang ingin mendapatkan file dijital secara lebih utuh dapat mengunduhnya di scribd.com dengan link berikut ini: http://www.scribd.com/doc/112215750/Brosur-KoffieGoenoeng-Id
Brosur ini bukan pertama kalinya kami buka kepada masyarakat luas, namun yang kali ini kami sertakan versi Indonesia sepenuhnya .. Kami pertama kali membuka brosur ini pada acara pameran bahan-bahan makanan organik yang dikelola oleh Aliansi Organis Indonesia di Bogor 2012 beberapa saat yang lalu ..
Sabtu, 31 Desember 2011
‘Geografi‘ Citarasa Tembakau di balik Pahit Manis Kopi Arabika Lembah Sumbing-Sindoro
Judul tulisan bukan terutama karena mau menyindir kehadiran kopi arabika di lembah kedua gunung berdampingan di Jawa Tengah ini di balik ‘kisruh masalah politik ekonomi budidaya tembakau’, tapi barangkali memang tak keliru tengara citarasa kopi berkelas internasional dari kawasan ini jika Anda cecap sendiri.
Penasaran bagaimana rasanya? Ini percobaan identifikasi yang kami setelah mencicip pertama kalinya (tadi pagi):
Penasaran bagaimana rasanya? Ini percobaan identifikasi yang kami setelah mencicip pertama kalinya (tadi pagi):
Label:
arabika,
keadaan petani,
lingkungan,
Sumbing-Sindoro
Kamis, 03 November 2011
Dari Yuyun: Pernah coba kopi yang asam & akibatnya jadi buang gas terus ..
Ada tanggapan dari seorang peminum kopi kami. Berikut ini pesannya yang kemudian kami tanggapi dengan tantangan lebih lanjut tentang latarbelakang citarasa kopi, kandungan acid/asam dalam kopi, beda kopi arabika & robusta, gejala buang gas setelah minum kopi asam dan kemungkinan pencegahannya tapi sekaligus tetap dapat menikmati kekayaan citarasa kopi arabika ..
Saya sudah coba yang Manggarai. Ternyata tidak terlalu asam. Tadinya saya khawatir akan sakit perut karena pernah coba kopi yang asam dan akibatnya jadi buang gas terus. Nanti kalo perlu lagi saya pesan lewat akun ini ya. Thanks. YuyunPerhatian kami sesungguhnya tertuju pada gejala buang gas terus itu. Baru kali ini kami mendengar keluhan ini dari para peminum kopi. Biasanya orang lebih mengeluh masalah lambung berasa tak enak karena anggapan bahwa minum kopi yang asam akan merangsang munculnya asam lambung.
Label:
konsumen,
pengetahuan tentang kopi,
pertanyaan
Langganan:
Postingan (Atom)

