KAMI sudah ditanya oleh banyak pihak: Apa itu sebenarnya kopi Palintang? Rupanya banyak peminat dan pencinta kopi mulai penasaran tentang transparansi dari kopi ini. Ini memang “janji” kami selama ini. Yg paling penting kiranya adalah temuan kami atas karakter utama dari citarasa kopi Palintang. Ada tiga karakter citarasa kopi yg kami temukan dari tiga jenis pengelolaan pasca-panen, yi.: proses natural/kering, proses “madu” (honey) dan proses “basah” (full washed).
Proses natural telah membantu kami untuk upaya mendefinisikan apa citarasa utama dari kopi ini. Kami mencium keharuman pisang selai tapi setelah kopi beristirahat lebih lama tercium pula citarasa nangka, tapi juga gula merah (gulali), vanilla, kacang-kacangan, plus juga citarasa jeruk segar. Proses “madu” rupanya memperlembut sensasi rasa dari kopi Palintang ini. Terus-terang saya suka dg sensasi lembut dari hasil proses madu yang segar ini. Pisang selai, nangka, vanilla, kacang tetap berasa citarasanya dari kopi proses madu ini tapi dalam dimensi yang lebih halus.
Tampilkan postingan dengan label Uji citarasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Uji citarasa. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 05 Desember 2015
Kopi Palintang
Label:
Asal Kopi,
fairshare,
JavaSunda,
keadaan petani,
Uji citarasa
Rabu, 13 Februari 2013
UJI CITARASA KOPI: SIAPA TAKUT?
Untuk teman-teman di @CafeSarongge:
Salam kebebasan berasa (dan tentunya juga mikir dikit) ..
Singkatnya kami bangga mengajak teman2 utk cicip, cecap, cerap & minum kopi (tak harus yg gila kopi atau kecanduan kopi) utk melihat lebih jauh bagaimana berbagai citarasa kopi dpt ‘ditangkap indera manusia’. Gampangnya: Mana yg paling enak? Mengapa? Mari kita temukan jawabnya bersama. Banyak orang sudah mencoba memasuki relung2 rasa dan aroma kopi, dan kemudian menyingkapkannya utk orang lain dg kata2 serba canggih sampai kita kagak ngarti, tapi apalah artinya semua itu jika kita sendiri tak merasakannya. Ketika kita dpt merasakan “keaslian” dari kopi2 itu, tentu kita juga dpt menilainya dan kemudian memilihnya. Kalau masih skeptis juga, ya gapapa, silakan seperti biasanya minum sembarangan kopi, tapi ingat kopi yg Anda minum menentukan siapa diri Anda. :) You are what you drink.
Salam kebebasan berasa (dan tentunya juga mikir dikit) ..
Singkatnya kami bangga mengajak teman2 utk cicip, cecap, cerap & minum kopi (tak harus yg gila kopi atau kecanduan kopi) utk melihat lebih jauh bagaimana berbagai citarasa kopi dpt ‘ditangkap indera manusia’. Gampangnya: Mana yg paling enak? Mengapa? Mari kita temukan jawabnya bersama. Banyak orang sudah mencoba memasuki relung2 rasa dan aroma kopi, dan kemudian menyingkapkannya utk orang lain dg kata2 serba canggih sampai kita kagak ngarti, tapi apalah artinya semua itu jika kita sendiri tak merasakannya. Ketika kita dpt merasakan “keaslian” dari kopi2 itu, tentu kita juga dpt menilainya dan kemudian memilihnya. Kalau masih skeptis juga, ya gapapa, silakan seperti biasanya minum sembarangan kopi, tapi ingat kopi yg Anda minum menentukan siapa diri Anda. :) You are what you drink.
Minggu, 19 Desember 2010
Uji citarasa kopi di Kramat Sentiong
Untuk pertama kalinya kami mengadakan uji citarasa kopi bersama dengan para konsumen (secara terbuka). Dan hasilnya, tanggapan lidah konsumen kami yang umumnya bukanlah dikenal sebagai penggila kopi ini pada hematnya mengisyaratkan suatu kualitas penilaian yang jujur. Memang tak perlu harus menjadi pakar atau bahkan sesungguhnya juga quality grader jika kita ditantang untuk menilai secangkir kopi itu enak atau tak enak. Cukuplah dengan akal sehat dan mengikuti suatu pedoman umumnya diakui masyarakat.
Langganan:
Postingan (Atom)

