Kopi adalah produk utama dari produksi petani hutan Rengganis. Jenis kopi rakyat yang ditanam adalah Robusta. Dengan umur masa tanam sekitar satu sampai enam tahun. Jumlah panen kopi rakyat per tahun dari hasil produksi petani hutan Rengganis diperkirakan 5.000 ton. Masa panen kopi rakyat setahun sekali. Tepatnya sekitar bulan Mei sampai Agustus. Pemasaran kopi rakyat biasanya dijual melalui tengkulak. Tentunya dengan harga yang murah. Kelemahan pemasaran kopi rakyat menjadi suatu ancaman kerugian bagi petani hutan. Dan sampai saat ini masih belum ada penyelesaian untuk mengelola kopi hasil produksi rakyat. Masalah lain yang dihadapi petani hutan Rengganis menyangkut tanaman kopi milik mereka saat ini yaitu tidak adanya penjarangan tanaman Mahoni milik Perhutani. Maksudnya, apabila tanaman Mahoni tidak dikurangi sesuai dengan peraturannya maka akan berakibat buruk pada tanaman tumpang sari kopi rakyat yang berada di bawahnya. Banyak kopi rakyat di hutan produksi rusak karena kekurangan cahaya matahari yang terhalang tanaman Mahoni milik Perhutani. Hal ini dianggap merugikan bagi petani sekaligus Perhutani juga rugi. Karena apabila tanaman Mahoni tidak ada penjarangan maka tanaman itu akan banyak yang rusak, tidak tumbuh secara sempurna. Kejadian ini sudah diusulkan ke Perhutani oleh pengurus LMDH Rengganis tapi masih belum ada tanggapan penyelesaiannya.
Selasa, 03 Agustus 2010
Kopi adalah produk utama dari produksi petani hutan Rengganis
Sejauh ini kopi varietas robusta yang dapat Anda nikmati adalah hasil bumi utama dari kelompok petani hutan di lereng selatan gunung Hyang Argopuro, Jember, Jawa Timur. Ceritera tentang keadaan hidup, lingkungan, sosial dan politik mereka dapat Anda baca dari posting berjudul "Sepak Terjang Petani Hutan Rengganis", yang diunggah oleh lembaga pendamping mereka: Lembaga Studi Desa untuk Petani – Studi Dialektika Indonesia dalam Perspektif yang sering dijuluk "SD Inpers". Berikut ini adalah kutipan menariknya.
Pak Munawaroh, petani kopi di lereng selatan gunung Argopuro, Jember
![]() |
| Pak Munawaroh, Panti, Jember |
![]() |
| Kedua anak pak Munawaroh, Muarif (kiri) dan Wardoyo (kanan) "Silakan coba kopi kami. Kami telah memeliharanya dengan baik." |
Kopi Premium Robusta 'Kalimas' dari lereng gunung Argopuro, Jember
Senin, 02 Agustus 2010
PENAWARAN TERBUKA
Kini kami telah sangat mendekati puncak menyingkap citarasa kopi sejati dari para petani kita sendiri, baik untuk varietal Arabica maupun Robusta. Nah, kami yakin teman-teman sekalian akan sungguh-sungguh merasa puas dengan temuan ini. Citarasa kopi spesial dengan kaitan asal-usul sistem lingkungan yang khas dari masing-masing lokasi budidaya petani kita sendiri. Langsung dari gunung, segar, semerbak dan asli, tanpa perantara. Ini bukan 'gombal omong kosong', sebelum dicoba sendiri ya ..
Dari jerih payah para petani dan para pendamping mereka, sekarang kami sanggup menyajikan kopi terbaik dari antara biji-biji pilihan. Varietas kopi Robusta dengan sebutan lokal di antaranya 'Kalimas' dan 'Trelin' ini berasal dari budidaya di lereng selatan gunung Hyang Argopuro yang dikelola oleh kelompok tani yang tergabung dalam Serikat Petani Independen (Sekti) di areal kebun Rengganis, desa Panti, Jember, Jawa Timur. Citarasa kopi ini jauh lebih segar dan asli daripada yang biasanya telah kita konsumsi selama ini. Silakan cicip kopi promo kami sejauh masih tersedia. Dijamin Anda beralih sasaran lidah kepada hasil bumi para petani yang selama ini telah menjadi kontak serikat tani yang memperjuangkan keadilan bersama dengan kita semua.
Dalam jangka dekat ke depan ini, dengan dukungan teman-teman sekalian, kami juga akan mampu menyingkap rahasia citarasa kopi Robusta sejati yang lain, seperti dari desa Kalijaya, Banjarsari, Ciamis; kopi khas dari Hokèng, Flores Timur, NTT; atau bahkan jika Anda penikmat kopi sejati, tersedia pula kopi Arabica dari Rutèng, Manggarai, NTT yang dikelola oleh para petani yang tinggal di Kampung Tenda, Rutèng; tapi juga dari areal kebun-kebun alamiah yang lain di wilayah Manggarai, Flores bagian barat; dan masih banyak lagi dari para petani yang tergabung dalam dukungan organisasi-organisasi masyarakat sipil kita yang berbasis di pedesaan. Kapan lagi kita nikmati ‘anekaragam’ citarasa kopi-kopi kita sendiri? Mengapa kita biarkan lidah kita mendekati mati-rasa karena dikuasai produk bermerek tertentu saja?
Dengan setia menikmati kopi pilihan dan jerih keringat para petani kita ini, teman-teman sekalian secara definitif telah ikut mendukung gerakan demokrasi sejati dari bawah berpangkal dari basis-basis pelosok desa kita di Indonesia.
Harga tidak lebih mahal daripada olahan kopi yang selama ini telah Anda bayarkan namun dengan mutu dan citarasa yang jauh berbeda.
Kopi Premium Robusta Organik dari Kebun Rengganis di Jember, Jawa Timur
166 gram – Rp10.000
+ ongkos kirim, jika tak langsung diambil sendiri.
SELAMATKAN ANAK BANGSA DARI TUNARASA KOPI SEJATI (acuan pada Kopi Blandongan)
Dari jerih payah para petani dan para pendamping mereka, sekarang kami sanggup menyajikan kopi terbaik dari antara biji-biji pilihan. Varietas kopi Robusta dengan sebutan lokal di antaranya 'Kalimas' dan 'Trelin' ini berasal dari budidaya di lereng selatan gunung Hyang Argopuro yang dikelola oleh kelompok tani yang tergabung dalam Serikat Petani Independen (Sekti) di areal kebun Rengganis, desa Panti, Jember, Jawa Timur. Citarasa kopi ini jauh lebih segar dan asli daripada yang biasanya telah kita konsumsi selama ini. Silakan cicip kopi promo kami sejauh masih tersedia. Dijamin Anda beralih sasaran lidah kepada hasil bumi para petani yang selama ini telah menjadi kontak serikat tani yang memperjuangkan keadilan bersama dengan kita semua.
Dalam jangka dekat ke depan ini, dengan dukungan teman-teman sekalian, kami juga akan mampu menyingkap rahasia citarasa kopi Robusta sejati yang lain, seperti dari desa Kalijaya, Banjarsari, Ciamis; kopi khas dari Hokèng, Flores Timur, NTT; atau bahkan jika Anda penikmat kopi sejati, tersedia pula kopi Arabica dari Rutèng, Manggarai, NTT yang dikelola oleh para petani yang tinggal di Kampung Tenda, Rutèng; tapi juga dari areal kebun-kebun alamiah yang lain di wilayah Manggarai, Flores bagian barat; dan masih banyak lagi dari para petani yang tergabung dalam dukungan organisasi-organisasi masyarakat sipil kita yang berbasis di pedesaan. Kapan lagi kita nikmati ‘anekaragam’ citarasa kopi-kopi kita sendiri? Mengapa kita biarkan lidah kita mendekati mati-rasa karena dikuasai produk bermerek tertentu saja?
Dengan setia menikmati kopi pilihan dan jerih keringat para petani kita ini, teman-teman sekalian secara definitif telah ikut mendukung gerakan demokrasi sejati dari bawah berpangkal dari basis-basis pelosok desa kita di Indonesia.
Harga tidak lebih mahal daripada olahan kopi yang selama ini telah Anda bayarkan namun dengan mutu dan citarasa yang jauh berbeda.
Kopi Premium Robusta Organik dari Kebun Rengganis di Jember, Jawa Timur
166 gram – Rp10.000
250 gram – Rp15.000
Kopi Arabica Natural dari Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur
143 gram – Rp20.000
Kopi Arabica Natural dari Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur
143 gram – Rp20.000
250 gram – Rp35.000
+ ongkos kirim, jika tak langsung diambil sendiri.
SELAMATKAN ANAK BANGSA DARI TUNARASA KOPI SEJATI (acuan pada Kopi Blandongan)
Rabu, 28 Juli 2010
Citarasa Kopi Arabica dari Manggarai
Inilah peta citarasa kopi arabica dari Manggarai yang kami coba lukiskan untuk Anda sekalian. Maksudnya untuk mempermudah pengenalan kita pada kopi khas dari Ruteng, Manggarai ini.
Peta google menuju ke Ruteng, Manggarai, NTT
Lihat Peta Lebih Besar
Anda bisa juga mendapatkan file dari peta citarasa kopi di halaman picasa kami. Sedangkan tentang proses kami melakukan coffee tasting untuk kopi Manggarai ini beberapa saat yang lalu, ceritera lebih lengkapnya dalam Anda ikuti di sini.
Label:
arabika,
kopi,
Manggarai.
Langganan:
Postingan (Atom)





